16 Januari 2011

Macam Antena TV

Antena penerima siaran TV, berdasarkan konstruksinya dibedakan sebagai berikut:
1. Antena Yagi
2. Antena periode logaritmis
3. Antena Lup

Berdasarkan frekwensi gelombang yang diterima, adalah:
1. Kanal VHF rendah
2. Kanal VHF tinggi
3. Kanal UHF

Antena Yagi

Bentuk ini paling populer, dan banyak digunakan. Karakteristiknya adalah:
>> makin banyak elemen maka sensitivitas dan pengarahan makin tajam
>> kurang mampu menghindari gelombang pengganggu yang datang dari arah lain
>> daerah yang penerimaan lemah atau banyak gedung tinggi maka perlu menggunakan banyak elemen untuk mendapat penerimaan yang baik

Antena Periode Logaritmis
>> sensitivitas sedikit lebih rendah dibanding antena yagi
>> kemampuan menolak gelombang pengganggu yang datang dari arah belakang sangat baik
>> dianjurkan pada daerah yang ada gelombang pengganggu yang datag dari arah berlawanan dengan arah pemancar TV


Antena Lup

>> elemen berbentuk cincin (prinsip sama seperti antena yagi)
>> sensitivitas dan pengarahan besar (sangat baik)
>> hanya sesuai untuk UHF, karena untuk VHF ukurannya menjadi terlalu besar

5 komentar:

  1. agustomank.wordpress.com

    BalasHapus
  2. gan ada antena tv yang cocok tuk daerah pegunungan/ daerah skipyang jauh dari pemacar / reveter tv?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Daerah lembah, dimana sinyal pemancar terhalang tebing/gunung, maka solusinya hanya dengan membuat pemancar relay. Relay diletakkan pada tempat yang mampu menangkap gelombang TV dengan baik, kemudian dipancarkan ulang ke lokasi penduduk.

      Hapus
  3. Salam kenal gan.. tetangga'an nich kita.! saya di gunung kawi gan., antena tv yg kemungkinan bagus untuk daerah sini., yg baik kira2 mana ya gan!? n lok untuk ketinggian kurang dari 3 meter'an., bisa gak!? coz rata2 disini pasang antenax sekitar min 7 meter'an.. terus kira2 kalau pake' antena sumber dari orang ini "https://mulyantogoblog.wordpress.com/2008/05/13/membuat-antenna-tv/" bisa gak ya!? trims.. ditunggu balasannya.!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk bisa menerima gelombang UHF dengan baik, idealnya posisi pemancar dan antena bisa ditarik garis lurus. Daerah pegunungan seperti gunung kawi, kondisi ideal tidak bisa tercapai, gelombang yg ditangkap hanya hasil pantulan. Sebaiknya design antena bisa menangkap gelombang dari segala arah

      Hapus

Berikan komentar Anda